Memahami Perbedaan Jus dan Smoothie

SHARE:

jus merupakan ekstrak cair murni dari buah atau sayur yang diperas, sehingga jus disajikan tanpa ampas. Berbeda dengan smoothie yang diolah dengan mengambil semua bagian buah/sayur.

Jus-Smoothie. Seperti janji saya sebelumnya, kali ini saya akan membahas mengenai jus, sehingga kita dapat memahami perbedaan antara jus dan smoothie yang telah kita bahas sebelumnya. Jus berasal dari kata juice yang berarti sari perasan. Dengan kata lain jus merupakan ekstrak cair murni dari buah atau sayur yang diperas, sehingga jus disajikan tanpa ampas. Berbeda dengan smoothie yang diolah dengan mengambil semua bagian buah/sayur.

Jika kita bandingkan antara istilah jus dan smoothie, jus jauh lebih populer atau lebih dikenal oleh masyarakat kita. Meskipun demikian, nyatanya lebih banyak orang yang sering membuat dan mengkonsumsi smoothie, meskipun pada akhirnya mereka menyebutnya sebagai jus. Hal ini dikarenakan masyarakat belum memahami perbedaan antara jus dan smoothie.

Di beberapa negara, jus sangat populer sebagai minuman konsumsi sehari-hari, yang memiliki kedudukan sama dengan minuman berkalori seperti teh atau kopi. Berbeda dengan kita di Indonesia pada khususnya, jus biasanya dikonsumsi sebagai minuman kesehatan, diminum disaat santai ataupun sekedar gaya hidup. Padahal dengan rutin mengkonsumsi jus dapat membantu kita memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang bermanfaat meningkatkan kekebalan tubuh dari penyakit.

Mengkonsumsi jus dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah kesehatan yang Anda hadapi. Pilih buah sesuai kebutuhan tubuh atau untuk membantu mengurangi masalah kesehatan Anda. Misalnya, untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau mengencerkan dahak Anda dapat membuat jus belimbing. Jus tomat untuk membantu mengontrol gula dalam tubuh. Sedangkan campuran mentimun dan wortel untuk mengatasi keluhan rematik.

Dahulu orang membuat jus dengan cara memeras buah dengan atau tanpa menghancurkannya terlebih dahulu. Setelah diperas, ampasnya dibuang. Pada umumnya jenis buah atau sayur yang dibuat jus adalah yang banyak mengandung air seperti jeruk, tomat, mangga, sirsak, dsb. Sekarang membuat jus jauh lebih mudah dengan menggunakan alat yang disebut Juice Extractor atau Juicer. Cara kerja Juice Extractor adalah menghancurkan bahan makanan, memeras, dan memisahkan antara estrak cair dengan ampasnya. Dengan juice extractor buah atau sayuran yang lebih padat dan sedikit mengandung air sekalipun sangat mudah dibuat jus seperti, wortel, brokoli, ubi, dsb.

Sama seperti halnya dengan smoothie, dalam mengolah dan mengkonsumsi jus, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan agar tubuh mendapatkan manfaat yang maksimal. Pengolahan jus yang tidak benar, waktu yang tidak tepat atau cara pandang yang salah terhadap jus membuat nilai jus berkurang bagi tubuh. Selain cara pengolahan ternyata minum jus juga ada aturannya agar jus tersebut bernilai maksimal bagi kesehatan tubuh.

Berikut adalah beberapa hal yang penting kita ketahui dalam mengkonsumsi jus;

1. Jus asam bukan untuk pagi hari
Pagi hari merupakan waktu yang paling tepat untuk mengkonsumsi jus, khususnya jus buah, karena jus buah mengandung banyak air dan serat yang akan bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Akan tetapi Anda perlu menghindari buah-buahan yang bersifat asam untuk jus di pagi hari, karena jus yang asam dapat menyebabkan sakit perut bagi sebagian orang.  Pisang, pepaya atau wortel bisa menjadi pilihan buah yang tepat untuk jus di pagi hari.

2. Jus bukan pengganti makanan
Jika Anda sedang menjalani program diet atau untuk tujuan kesehatan, boleh saja mengganti makan malam Anda dengan segelas jus. Tetapi, bukan berarti sarapan dan makan siang juga hanya dengan minum jus dengan maksud menurunkan berat badan. Kebutuhan nutrisi tetap harus dipenuhi dari makanan lain, karena buah-buahan tidak akan dapat memenuhi kebutuhan 1.800 kkal, jumlah minimum kalori yang harus dipenuhi dalam sehari. Akibatnya, kekebalan tubuh kita akan melemah.
Meskipun berat badan mungkin dapat turun dengan drastis tetapi akan cepat naik kembali saat makan dengan pola yang semula. Karena minum jus tidak mengurangi lemak, hanya mengurangi air dalam tubuh.[next]

3. Jus bukan pengganti buah
Walaupun jus diolah dari buah/sayur namun mengkonsumsi buah secara langsung jauh lebih baik. Perlunya tetap mengkonsumsi buah segar bermanfaat bagi lambung, karena pada saat proses mengunyah, lambung akan bekerja dan membakar kira-kira 20 kkal. Jadi, tetaplah mengkonsumsi buah segar.

4. Jus diminum beserta ampasnya
Jika Anda membuat jus dengan menggunakan juicer, ampasnya akan terpisah. Walau mungkin terasa tidak enak, jangan buang ampas buah yang telah terpisah tersebut. Jika menggunakan blender, jangan saring untuk mendapatkan airnya saja, biarkan ampas tetap tercampur dan diminum. Pada ampas buah terdapat serat dan vitamin, yang paling umum adalah vitamin C. Hal ini sangat bermanfaat bagi tubuh.[next]

5. Jus jangan disimpan dalam waktu lama
Jus yang telah dibuat sebaiknya segera diminum, jangan menyimpan jus yang telah dibuat karena Vitamin yang ada dapat dirusak oleh oksigen dan ultraviolet yang ada di sekitar kita. Jika Anda tidak bisa mengkonsumsi jus dengan segera, Anda dapat membuat jus sedingin mungkin, kemudian disimpan dalam termos alumunium yang tertutup rapat. Kondisi dingin dan perlindungan dari cahaya membantu mempertahankan vitamin yang ada pada jus selama 4 jam.

6. Jus tidak selalu rendah kalori
Tidak berarti semua buah rendah kalori dan akan membantu program diet Anda. Buah seperti alpukat, nangka dan durian adalah buah-buahan dengan kalori tinggi, yaitu sekitar 200 kkal. Jika ingin jus dengan kalori rendah, dapat memilih buah jeruk, apel, melon, semangka atau pir yang kandungan kalorinya sekitar 80 kkal. Jika berat badan berlebih, sebaiknya pilih jus buah dengan kalori rendah.[next]

7. Jus tidak selalu harus buah
Jus memang selalu identik dengan buah, padahal sayur-sayuran dapat pula  dibuat menjadi jus. Rasa pahit pada sayur dapat diatasi dengan mengkombinasikan sayuran dengan buah, sehingga rasanya lebih segar.
Tidak hanya sayur, jus dapat merupakan kombinasi dari buah dan rempah-rempah. Misalnya, dengan menambahkan jahe yang dapat menghangatkan tubuh juga menambah daya tahan tubuh. Dapat juga tambahkan sedikit kayu manis pada jus Anda.

8. Jus menggunakan buah-buahan segar
Agar mendapatkan khasiat yang maksimal, gunakan buah atau sayuran yang masih dalam kondisi segar. Jangan karena melihat buah atau sayur mulai layu, lalu karena sayang akhirnya dibuat jus. Ini akan membuat kualitas jus berkurang.[next]

9. Jus dengan berbagai variasi
Baiknya jangan membuat jus dari jenis buah yang itu-itu saja. Mengkombinasikan berbagai buah dalam satu gelas jus merupakan cara praktis agar tubuh memperoleh beberapa manfaat dalam satu kali teguk. Campuran jeruk dan apel, pisang dan apel, wortel dan tomat atau apel dan anggur merupakan kombinasi yang dapat dicoba karena memberi beberapa manfaat sekaligus.

10. Jus dengan tambahan gula, madu atau susu
Untuk menambah kenikmatan jus, Anda bisa menambahkan gula, madu atau susu. Namun perhatikan banyaknya gula atau madu yang akan digunakan atau pilihan susu. Terlalu banyak kandungan gula akan meningkatkan jumlah kalori dalm jus.
Madu merupakan pemanis alami yang mengandung karbohidrat, protein, asam amino, vitamin dan mineral. Tetapi, kandungan kalori dari madu lebih besar daripada gula. Satu sendok madu memiliki kalori 64 kkal. Maka, jika ingin menambahkan madu, sebaiknya hanya dalam porsi kecil, terlebih rasa madu yang lebih manis dari gula.
Menambahkan jus dengan susu membuat jus mendapat tambahan protein, kalsium dan lemak dari susu. Yang harus diperhatikan adalah jenis susu yang akan ditambahkan. Jika tidak ada masalah dengan berat badan, Anda dapat menggunakan susu full cream. Namun jika Anda ingin menjaga berat badan maka gunakan susu low fat agar lemak tidak berlebih.

COMMENTS

Nama

bakery,1,Cake,2,Choco Oat,1,Dapur Cantik,3,DAPUR UTAMA,8,Dessert,3,Gorengan,1,Hiburan,3,KESEHATAN,9,Kue Basah,1,Kue Kering,3,Kurma,1,Masakan,1,Oatmeal,1,Peralatan Dapur,3,Pernak Pernik,1,Resep Kue Kering,3,Step By Step,2,Tanpa telur,1,Tau Gak Sih,3,Tips,2,Tradisional,5,Trending Topic,2,Ubi,1,ungu,1,Unik,5,
ltr
item
Dapur Online ~ Resep masakan dan kue terkini: Memahami Perbedaan Jus dan Smoothie
Memahami Perbedaan Jus dan Smoothie
jus merupakan ekstrak cair murni dari buah atau sayur yang diperas, sehingga jus disajikan tanpa ampas. Berbeda dengan smoothie yang diolah dengan mengambil semua bagian buah/sayur.
https://2.bp.blogspot.com/-sO-njSoH85Q/Wa7Sgc7o5SI/AAAAAAAANfQ/0uFS030Xa1Ubz_SQfKlcd_5LeYaJJ47cgCLcBGAs/s400/jus-smoothie-dapur-online.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-sO-njSoH85Q/Wa7Sgc7o5SI/AAAAAAAANfQ/0uFS030Xa1Ubz_SQfKlcd_5LeYaJJ47cgCLcBGAs/s72-c/jus-smoothie-dapur-online.jpg
Dapur Online ~ Resep masakan dan kue terkini
http://www.dapur.online/2017/09/memahami-perbedaan-jus-dan-smoothie.html
http://www.dapur.online/
http://www.dapur.online/
http://www.dapur.online/2017/09/memahami-perbedaan-jus-dan-smoothie.html
true
1452052261751174071
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts + Index Baca berita... Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES POSTS View All Disarankan untuk anda Kategori ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy